Ulasan Singkat Kuliah Umum Ilkom UPI

Pada hari Kamis, 8 November 2013, Ilmu Komputer UPI kembali mengadakan acara Kuliah Umum. Kali ini bertemakan โ€œApplying Research to Our Teaching of ICTโ€ yang dibawakan oleh Prof. Bruce Waldrip yang berasal dari Monash University yang menjadi salah satu bentuk kerjasama dengan UPI (baca juga Berita UPI). Kuliah umum digelar di Auditorium JICA FPMIPA UPI. Dan seperti biasa, saya hadir dan akan mengulas sedikit tentang materi yang disampaikan. ๐Ÿ™‚

Kali ini pendidikan kembali menjadi bahasan utama. Pembahasan dimulai tentang fakta-fakta tentang ada beberapa hal yang salah terhadap cara pengajaran yang dilakukan. Beberapa pertanyaan-pertanyaan singkat yang bermain logika mulai dikeluarkan untuk membuktikan bahwa pendidikan itu bukan hanya ilmu pasti, namun kita juga harus dapat berfikir luas dan tidak terkurung satu sudut pandang. ๐Ÿ™‚

Kemudian sesuai dengan tema yang diangkat, pemateri membahas tentang penelitian pengajaran dengan ICT. Pemateri salah satunya membahas tentang teori pendidikan oleh Robert Triage(1996) dan pengetahuan Pedagogis(baca juga Pedagogy and ICT). Karena peserta kuliah merupakan mahasiswa ilmu komputer dan pendidikan ilmu komputer, penggunaan teknologi untuk pendidikan menjadi bahasan yang cukup menarik.

Salah satu teknologi yang disinggung adalah MARS(Mobile Audience Response System). Pemateri bercerita sedikit tentang MARS ini. Kemudian pemateri kembali menjelaskan bagaimana manfaat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi(TIK/ICT) untuk pendidikan. TIK/ICT dapat menjadi alat bantu yang kuat bagi pendidikan, menjadi alat pengganti praktikum/simulasi, ataupun sebagai alat pembelajaran yang lebih interaktif. ๐Ÿ™‚

Pada akhir sesi, ada sebuah pertanyaan yang menarik tentang penggantian guru dengan teknologi. Jawabannya pemateri singkat dan baik menerangkan bahwa guru memiliki peran khusus yang tidak dapat dimiliki teknologi seperti moral dan lainnya. ๐Ÿ™‚

Sekian ulasan saya kali ini. Terima kasih. ๐Ÿ™‚

[Praktikum] Wireless Access Point Setting – Linksys

Jadi praktikum saya diajarin menyeting Access Point dengan Wireless Access Point Linksys. Pertama yang kita perlukan adalah Hardware Access Point itu sendiri, sebuah kabel UTP Straight, dan sebuah computer. Setelah semua itu tersedia, kita perlu menghubungkan semuanya. Koneksikan Access Point dan computer dengan kabel straight. Setelah itu setting IP computer yang sesuai dengan jaringan Access Point. Default dari Linksys ini 192.168.1.245, jadi kita dapat membuat computer dengan IP 192.168.1.4.

IP

Setelah itu, buka browser anda, dan masuk ke 192.168.1.245. Browser akan meminta username dan password. Kosongkan username, dan isi password dengan โ€œadminโ€, itu adalah default dari Linksys. Kemudian anda akan masuk ke panel seperti ini:

AP1

Pada tab Network Setup, kita bisa mengubah Device Name dan Configuration Type. Untuk memudahkan penyetingan kita menggunakan IP Static saja dan Device Name tidak usah di ubah. Namun pengubahan Device Name perlu dilakukan untuk alas an keamanan.

AP2

Pada tab AP(Access Point) Mode, kita dapat memilih jenis AP yang kita inginkan. Ada 4 Mode yang dapat dipilih. AP biasa, AP Client, Wireless Repeater, dan Wireless Bridge. Untuk kali ini karena kita ingin menyetting AP biasa jadi kita memilih yang pertama.

AP3

Pada tab Basic Wireless Setting, kita akan memilih mode wireless yang dipakai, menentukan SSID, frekuensi Channel, SSID Broadcast. Untuk settingan sederhana, kita akan memilih settingan seperti diatas. Mode Mixes digunakan agar Wireless-G dan B dapat terkoneksi. SSID tidaklah terlalu penting. Frekkuensi perlu dibedakan dengan AP sekitar. SSID Broadcast kita pilih Enabled agar terditeksi oleh computer lain.

AP4

Pada tab Wireless Security tab, kita dapat mengatur keamanan dari Access Point yang kita buat dalam bentuk password. Ada beberapa jenis keamanan yang dapat kita pilih dalam Security Mode salah satu yang terbaik adalah WPA2-Personal. Jadi kita memakai WPA2-Personal.

AP5

Pada Wireless MAC Filter tab, kita bisa mengatur MAC Address yang kita cegah masuk ke Jaringan Access Point yang kita buat, atau mengatur MAC Address yang bisa masuk ke Jaringan kita.

AP6

Pada Advanced Wireless Settings tab, kita bisa mengatur hal-hal lebih spesifik yang berkaitan dengan koneksi Wireless Access Point yang kita buat.

AP7

Pada Management tab, kita kita dapat mengubah password yang dibutuhkan untuk mengakses panel setting ini. Disini kita juga bisa mem-backup dan restore settingan yang kita buat.

Setelah setting-an standar seperti diatas, seharusnya Access Point sudah dapat berjalan dengan baik. ๐Ÿ™‚ Sekian post kali ini. Terima kasih. ๐Ÿ™‚

Ulasan Singkat Seminar Internasional CS dan CSE UPI 2013

Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013, bertempat pada Gedung Isola Resort Bandung dilaksanakan Seminar Internasional CS dan CSE UPI. Pada saat itu saya ikut menghadirinya. Kegiatan yang bernama โ€œInternational Seminar Computer Science and Computer Science Education UPI 2013โ€ di hadiri pembicara dari Hong Kong Institute of Education dan Universitas Indonesia. Berikut saya akan mengulas dua topic tersebut. ๐Ÿ™‚

E-Portofolios in the Development of โ€œLearning How to Learnโ€ Competencies oleh Prof. LIM Cher Ping (Hong Kong Institute of Education)

Dengan pembawaan yang lucu, Prof. LIM Cher Ping membawakan materinya. Beliau membuka materi dengan pembahasan kedekatan kita dengan internet. Sosial network seperti Facebook dan Twitter hampir dimiliki tiap remaja. Setelah itu beliau menjelaskan tentang E-Portofolio. E-Portofolio adalah sebuah portofolio yang di digitalisasi kedalam halaman website. Pemateri menggunakan Mahara, sebuah web apps yang digunakan untuk membangun e-portofolio, sebagai perantara untuk membangun kemauan pelajar untuk belajar. Pemateri berfikir bahwa pengetahuan terus berkembang. Maka, pelajar dan seluruh orang perlu untuk belajar untuk belajar(Learning How ย to Learn). Jika seseorang mengetahui cara untuk belajar maka ia akan mudah untuk berkembang. Dan bagi saya poin itu sangat saya setujui. ๐Ÿ™‚

ICT Trends and Computer Science Education oleh Prof. Zainal. A. Hasibuan, Ph.D (Universitas Indonesia)

Pak Zainal menjelaskan beberapa ICT Trend seperti Mobile Apps and Devices, Strategic Big Data, dan lain-lainnya. Berbagai manfaat dan peranan ICT pada pertumbuhan Negara menjadi materi yang sangat menarik. Oleh karena itu, โ€œICT should be used in educationโ€, ICT perlu ada dalam setiap inti pembelajaran. Kurikulum 2013 terkadang disalah maknakan tentang menghilangkan pelajaran TIK. Namun, sebenarnya kurikulum ini menaruh TIK menjadi bagian inti dari pembelajaran. Dan beberapa poin lagi dijelaskan oleh pemateri. Materi sangat membuka pikiran dan wawasan saya. ๐Ÿ™‚

 

Download Materi

“Process State Diagrams” di beberapa OS

Sistem Operasi atau SO? Singkatnya sih itu adalah perantara hardware dengan software lainnya. So juga memiliki fungsi mengatur resource yang ada di computer. Nah, di dalam kerjanya SO terdapat proses-proses dalam menjalankan perintah-perintah. Proses-proses ini memiliki status-status yang menandakan kinerja proses. Tidak semua sistem operasi sama loh. Tapi ada 3 status umum yang biasa ditemui di status proses SO:

Ready, status saat proses siap untuk dieksekusi pada giliran selanjutnya. Jadi perintah yang telah di urutkan siap untuk memasukki tahap yang di sebut running.

Running, status saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor. Perintah-perintah sedang dijalankan oleh proses.

Blocked, status saat proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas.

Berikut contoh Simple State Machine / Finite State Machine Process Diagram :

 

Simple FSM

 

Sedangkan dalam diagram proses status di sismte operasi Unix, akan terlihat lebih kompleks. Ini contoh diagramnya :

 

Unix FSM

 

Windows juga memiliki status proses yang berbeda. Ini diagramnya :

 

Windows FSM

 

Unix dan Windows FSM terlihat lebih mirip daripada berbeda. Unix mengimplementasikan beberapa pemblokiran atau menunggu antrian yang Windows tidak memiliki. Scheduler untuk Windows pra-memilih proses selanjutnya untuk menjalankan dan menempatkan proses yang dalam keadaan siaga. Selain perbedaan-perbedaan kecil, mereka hampir sama.

 

Referensi :

http://en.wikipedia.org/wiki/Finite-state_machine

http://www.sal.ksu.edu/faculty/tim/ossg/Process/p_states.html#simple-process-fsm

http://irziqamdiken.wordpress.com/2012/04/20/definisi-status-proses-sistem-operasi/

 

Perbedaan intel Core i7 dan pentium jadul? Bagaimana dengan perkembangan RAM?

Memasuki tahun 2013 ini perkembangan prosesor komputer semakin hebat. Intel memiliki senjata pamungkasnya dengan core i7. Namun sebenarnya apa saja sih yang berubah dari dulu pentium sampai sekarang core i7? Mari kita simak sedikit ulasan berikut. ๐Ÿ™‚

Hal-hal yang berubah:

1. Core(inti)

Pada teknologi pentium, kebanyakan Core dalam prosesor masih 1 atau 2. Tentu saja jumlah Core sangat berpengaruh dalam kecepatan prosesor. Pada teknologi Core i7 ini, Core prosesor sudah berjumlah 2 keatas bahkan 6. Berkembangnya jumlah prosesor juga menuntut arsitektur lainnya. Seperti memory. ๐Ÿ˜ฎ

2. Memory

Pentium kebanyakkan masih memakai L1 atau L2 cache, walaupun ada yang memakai L3 cache itupun hanya berukuran 1-3MB saja. Sedangakan Core i7 sudah memakai L3 cache dengan ukuran/kapasitas 3-12MB. Dengan banyaknya ruang memory, prosesor dapat mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor. ๐Ÿ™‚

3. TDP (Thermal Design Power atau Thermal Design Point).

TDP menyatakan power consumption atau daya yang dibutuhkan processor saat bekerja, dengan beban normal.Apa pengaruhnya? Suhu! Suhu prosesor jika berpengaruh pada kinerja prosesor loh. Pentium maksimal hanya mencapai 73W(Pentium G6) sedangkan Core i7 hingga 130W(Core i7-9). ๐Ÿ˜€

4. Hyper threading

Hyper threading merupakan teknologi yang memungkinkan sistem operasi tertentu mendeteksi adanya dua buah prosesor logis (logical processor) yg beroperasi, meskipun kenyataan hanya ADA sebuah prosesor. Cara kerja teknologi ini tidak terlalu rumit. Prosesor Akan menjalankan dua aplikasi atau lebih secara bersamaan secara paralel. Dengan demikian Akan didapatkan efisiensi dan waktu eksekusi yang lebih singkat jika dibandingkan dengan resources yang sama dengan prosesor tanpa kemampuan hyper threading. Perbedaan di pentium dengan Core i7?Ya masih berhubungan dengan Corenya. :p

Nah, kayaknya ngomongin Pentium sama Core i7 nya cukup. Sekarang kita bahas perkembangan RAM! ๐Ÿ˜€

RAM atau Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik). Bagaimana evolusi selanjutnya? Mari kita simak.

– D R A M

Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

– FP RAM

Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM.

– EDO RAM

Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen.

– SDRAM PC66

Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.

– DR DRAM

Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.

– DDR SDRAM

Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama.

Sampai sekarang DDR RAM masih dikembangkan. Yang paling baru adalah DDR4 oleh samsung. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. ๐Ÿ™‚

Referensi :

http://theblackacedenz.blogspot.com/2009/04/perkembangan-ram.html

http://dhew1.blogspot.com/2008/05/jenis-jenis-dan-model-ram.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Pentium_%28brand%29

http://reviewandstudy.blogspot.com/2012/10/cache-memory-l1-l2-l3-fungsi-pengertian.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Intel_Core

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090820191450AAm0fMI

http://maystya.blogspot.com/2012/08/tdp.html

http://2010169-if-unsika.blogspot.com/2013/02/pengertian-hyper-threading.html